Testimoni Vertigo

Cara Menghilangkan Vertigo Dengan Cepat Dan Tepat Sasaran Dengan Meluruhkan Syaraf Tersumbat Keotak Sehingga Menjadi Lancar Oleh Herbal TNO Dari Tahiti, Agar Bisa Hidup Beraktivitas Normal Kembali Tanpa Bergantung Dengan Obat-Obatan Kimia Seumur Hidupnya

√ Memperbaiki Penyempitran Syaraf Yang Tersumbat Ke Otak 

√ Memelihara dan Menjaga Kesehatan Syaraf Secara Alami Dan Homeostasis sel ( Keseimbangan Sel )

√ Menormalkan , Melancarkan Pengapuran Pada Syaraf Yang Tersumbat Secara Aman dan Alami. Dan Dapat Menetralkan Radikal Bebas Penyebab Terjadinya Kerusakan Sel

Kisah Nyata Rita Sulindra Liman Dalam Pengobatan Vertigo

Letih dan lelah siapa takut! Inilah yang dirasakan Rita. Sekeras apapun ia bekerja, vertigo dan sakit di seluruh tubuh tidak akan menghampirinya lagi. Sudah 30 tahun lebih dokter menyarankan Rita agar tidak memforsir tubuh secara berlebih. Jika itu dilakukan, sinusitis yang bersarang ditubuh akan merongrong imunitasnya. Ketika sakitnya kumat, ia pernah mengiurung diri di kamar selama 2 hari 2 malam, menghindari cahaya dan suara yang bisa membuat sekujur tubuhnya sakit. Kulit tersentuh sedikit saja, ia langsung menjerit. ”Itu yang saya rasakan jika penyakit saya kambuh,” kata Rita.

Selain itu, cairan dan lendir sulit dikeluarkan karena lubang hidung bagian dalam mengecil akibat tulang hidungnya bengkok. Akibat sinusnya yang tak kunjung sembuh, muncul penyakit baru, yaitu vertigo. Dokter menyarankan Rita untuk operasi, tapi Rita memilih untuk mencari alternatif hingga ia dipertemukan dengan TNO Juice.

Pertemuan itu sendiri berlangsung tanpa sengaja. Ceritanya. Kantor MLM tempat Rita bernaung ditutup. Berbekal pengalaman dari 5 tahun dan ribuan downline dibelakangnya ia lalu mencoba berbisnis di TNO Noni International. Sebelum berkecimpung, ia mencoba dulu TNO Juice. Eh, penyakit yang dideritanya sembuh dalam dua bulan.

Khasiat TNO Noni Juice itu, kemudian menjadi bekal Rita yang berharga. Ia rajin berbagi pengalaman kepada orang-orang yang membutukan kesehatan. 4 bulan bergabung di TNO Noni International sejak Januari 2007, selain penyakit sinusnya benar-benar sembuh, materi yang dikumpulkan bersama downlinenya telah merubah hidupnya : kerja keras tanpa takut lelah.

Kisah Nyata Fitri Ariani Bisa Bebas Dari Vertigo Sejak Bangku Sekolah

Tidak Ada lagi Putus Asa. Sejak duduk di SMA, sakit kepala terus menemani perjalanan hidup Fitri Ariani (47 tahun). Awalnya rasa itu mendera dengan frekuensi yang tidak sering. Namun lambat laun, hampir setiap hari Fitri merasakannya.

“Sakitnya bisa berlipat mana-kala saya harus memikirkan hal-hal yang berat, baik masalah keluarga maupun pekerjaan,” jelas Fitri.

Obat menjadi andalan Fitri untuk mengurangi rasa sakit kepala yang teramat sangat itu.

“Bahkan sehari saya bisa habis 2 strip obat pusing,” katanya.

Dokter yang ditemuinnya pun tidak memberikan solusi. Fitri hanya mendapatkan penjelasan bahwa ini adalah vertigo. Dan vertigo belum ada obatnya. Kalaupun diberi obat, hanya sebagai penenang bukan penyembuh. Terpaksa Fitri harus pasrah mendengar vonis yang diberikan dokter. Terbayang dalam hidupnya siksaan sakit kepala yang terus mendera seumur hidupnya. Maret 2009 lalu, menjadi puncak depresi fitri atas derita yang dialaminya. Kepasrahan total telah menggema di hatinya. Doa, dan ikhtiar terus dijalankan.

 “Alhamdulillah, Allah SWT mengabulkan doa saya, dengan mengutus TNO Juice sebagai mediasi kesembuhan bagi saya,” terang Fitri yang sebelumnya sempat tidak percaya dengan produk apapun, karena ia telah mencoba namun hasilnya tetap nihil.

“Saya telah mencoba berbagai obat-obatan baik medis maupun herbal. Namun tak satupun yang mampu meredakan sakit ini. Sehingga akhirnya, saya mencoba TNO Juice. Awalnya sempat ragu, namun setelah dicoba dengan terpaksa, justru TNO Juice memberikan perubahan yang luar biasa pada saya,” cerita Fitri.

Setelah mengkonsumsi TNO  Juice selama dua minggu, Fitri langsung merasakan khasiatnya.

“Sakit kepala itu tidak muncul lagi, dan yang hebatnya lagi bukan hanya vertigo saya yang disembuhkan, maag akut saya pun turut dibenahi oleh TNO Juice,” Katanya.

 Maag juga menjadi penambah derita kesehatan Fitri, bahkan Fitri pernah menjalani opname karena maagnya sangat akut.

“Saat masa detoksifikasi, saya sampai muntah-muntah, namun setelah itu, saya bebas dari rasa perih pada lambung dan yang pasti saya bebas makan.“

Kini Fitri lebih tenang dan bersemangat dalam menjalani hari-hari. Tidak ada lagi kata putus asa dalam hidupnya.

Kisah Nyata Suria Hariyatie Soeherman Baik Dari Vertigo Panjang

Sakit mata ARMD | Suria Hariyatie Soeherman (71 tahun). Meskipun sudah cukup umur, saya masih dipercaya orang untuk bekerja sebagai karyawan swasta sekitar tahun 1995. Saat itu merupakan awal dari berbagai penyakit yang saya derita sampai bertahun-tahun, antara lain vertigo, linu-linu, batuk, dan kaki kram. Setiap hari selalu mengkonsumsi obat.

Tahun 2009, saya mulai mengkonsumsi TNO Juice, akan tetapi tidak rutin. Meskipun begitu, sakit vertigo dan batuk saya saja yang sembuh, tapi sakit linu-linu dan kram saya tidak sembuh, sehingga saya masih mengkonsumsi obat terus. Namun kesembuhan yang saya rasakan hanya sebentar saja. Tahun 2010, tepatnya pada bulan mei, saya terkena sakit mata. Mata saya tiba-tiba kabur, melihat tidak jelas, sehingga saya tidak biasa membaca sama sekali. Tetapi sebetulnya, sudah setahun yang lalu sekitar bulan mei tahun 2009, mata saya yang kanan sudah terasa tidak bisa melihat dengan jelas, akan tetapi tidak saya rasakan karena saya rasa hanya sakit mata biasa saja. Meskipun begitu, saya sempat juga periksa ke dokter dan sudah di beri obat mata, tapi belum juga sembuh.

Terkena ARMD Ketika di rumah sakit, mata saya di cek dan hasilnya, retina saya terjadi pendarahan. Saya periksa ke dokter mata sampai tiga kali dan divonis sebentar lagi buta untuk mata yang kiri dan yang kanan sudah buta. Saya kemudian pindah ke dokter yang lebih baik karena karena saya merasa tidak puas.

“Setelah di periksa, saya dinyatakan kena penyakit ARMD (Age Related Macular Degeneration), yaitu penyakit pada mata yang merusak pengelihatan sentral, “ katanya.

Penyakit ini merusak macula, yaitu suatu daerah kecil dibagian retina yang terdapat di dalam bola mata. Macula berperan dalam membedakan warna dan melihat jelas atau detail. ARMD tidak mengganggu penglihatan tepi, sehingga tidak menyebabkan kebutaan total. Resiko bertambah dengan bertambahnya umur, biasanya dimulai pada umur 50 tahun. Menurut para ahli, penyebabnya adalah karena genetic, nutrisi, merokok, matahari.

Saya dianjurkan untuk suntik mata sebanyak 3X dengan biaya kurang lebih Rp. 7.500.000 untuk sekali suntik. Tapi tidak menjamin kesembuhan secara total. Selain itu, posisi kedua bola mata juga bisa berubah. Hasil dokter yang terakhir ini merupakan titik awal saya memutuskan untuk mengkonsumsi TNO Juice secara rutin karena saya ingin segera sembuh. Saya minum 60ml x 2 perhari dan saya buat untuk obat tetes.

Saya bersyukur sekali, pada hari ketiga saya sudah mulai melihat menu makanan yang akan saya makan, sudah bisa membaca, tetapi siang hari, untuk malam hari masih belum bisa. Kurang lebih pada hari kesepuluh, saya sudah bisa melihat dengan jelas semuanya, tapi untuk tulisan huruf yang kecil-kecil tidak bisa karena mungkin juga karena factor usia. Seiring dengan itu, sakit vertigo dan kaki kram saya hilang karena tidak pernah kambuh lagi, “ katanya dengan penuh syukur.

Kisah Nyata M. Akhyar dalam Serangan Vertigo 10 Tahun

Menghadapi serangan vertigo tentu bukan hal yang mudah. Bayangkan, jika anda mengalaminya selama sepuluh tahun. Inilah yang terjadi pada M. Akhyar. Sejak 1998, ia berulang kali terserang vertigo. Menurut hasil scan dan pemeriksaan dokter ahli saraf, Akhyar mengalami penyempitan pembuluh darah karena tingkat kolesterolnya. Akhyar dianjurkan untuk rutin berolah raga. Ia juga wajib meminum obat-obatan yang diresepkan dokter.

Tiga bulan mengonsumsi obat itu, vertigo Akhyar belum juga mereda. Bahkan ia merasa serangan vertigonya bertambah hebat. Akhyar terfikir untuk mencoba terapi lain, tapi ia takut dampak negatifnya. Akhirnya, selama bertahun-tahun, Akhyar harus hidup dengan vertigonya. Sekitar tahun 2008, dua orang siswi di pengajiannya – Anissa dan Nikmah – memperkenalkannya pada TNO Juice. Akhyar bahkan diajak ke kantor TNO Juice dan mengikuti presentasinya. Dengan meneguhkan hati, ia mulai meminum TNO Juice dengan dosis 30 ml, tiga kali sehari. Baru sehari minum, keesokannya ia demam tinggi. Seluruh tubuhnya sakit sampai tidak bisa berjalan. Namun akhyar tidak terkejut. Ia sudah diberi tahu akan terjadi efek seperti ini. Ketika lusanya masih juga demam, Akhyar memeriksakan diri ke dokter.

Dokter menyuruhnya berhenti mengonsumsi TNO Juice, tapi Akhyar bersikeras untuk tetap meneruskannya. “ Saya sudah menanamkan sugesti untuk merasa yakin pada TNO Juice,” ucapnya. Dokter dari TNO Juice pun menguatkannya. Menurut dokter TNO Juice, ia tak perlu panik. Efek ini terjadi karena penyakitnya sudah cukup parah. Pada hari keempat, demam Akhyar menurun. Tubuhnya pun mulai terasa segar. Ia terus mengonsumsi TNO Juice sampai tujuh botol. Selain itu, ia juga rutin bersepeda dan berenang, menjaga pola makan serta mengonsumsi madu. Kini vertigonya jarang sekali kumat. Biasanya vertigo hanya menyerang jika ia merasa sangat lapar atau sangat ngantuk. Akhyar pun harus cermat mengatur aktivitasnya. Namun ia sudah sangat bersyukur, hidupnya kini nyaris terbebas dari cengkeraman vertigo.

Kisah Nyata Ernst Evert Manuputty “Pelan-pelan ia melepas ketergantungannya pada obat”

Riwayat sakit Ernst sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia bahkan sudah sakit sebelum putrinya ~Yatrix Magdalena Manuputty~ lahir, 27 tahun lalu. Namun kondisinya memburuk pada tahun 2007. Sebulan, ia keluar masuk rumah sakit sampai lima kali. Awalnya, Ernst anfal dirumah. Dadanya sesak, sulit bernapas dan ia seperti ditenggelamkan dalam air. Teriakannya membuat keluarganya panik. Ia langsung dimasukan ke RS, ruang ICU kelas A.

“Kami takut sekali. Biasanya pasien ICU kelas A sulit tertolong. Saat itu ayah saya sudah tak bisa bicara dan mengenali orang lagi. Orang-orang yang membesuk tidak lagi membacakan doa kesembuhan, tapi doa penyerahan,” kisah Yatrix.

Saat itu, pengentalan darah dalam tubuh Ernst membuat kerja jantungnya melambat. Akibatnya, paru-paru ikut bengkak. Ia harus disuntik untuk mengeluarkan cairan dari tubuh. Seminggu kemudian, ia keluar RS dengan membawa segepok obat. Namun kondisi Ernst dihari-hari selanjutnya masih payah. Ia divonis tergantung obat-obatan seumur hidup: obat jantung, obat saraf, dan obat diabetes. Selain pengobatan medis, ia sudah mencoba terapi aliran listrik dan obat-obatan yang ditawarkan berbagai MLM. Tahun 2009, Ernst menjalani operasi varises. Sebelumnya, kakinya bengkak karena varises dan pengentalan darah. Ia berjalan dengan tongkat. Kakinya terancam diamputasi karena bisa membusuk.

Begitu selesai operasi, saat Ernst terbaring diruang perawatan, Yatrix mencoba memberikan TNO Juice pada ayahnya. Awalnya Yatrix tak menggubris ketika ada temannya menyodorinya brosur TNO Juice. Tapi setiap melihat brosur itu, ia teringat ayahnya. Akhirnya Yatrix membelikan TNO Juice untuk sang ayah. Ernst juga awalnya juga menolak meminum TNO Juice. Namun setelah didesak, ia mau juga meminum 30 ml TNO Juice, dua kali sehari.

Beberapa jam setelah mengonsumsi TNO Juice, ia merasa lebih segar. Dengan badan yang masih ditempeli berbagai selang, Ernst bahkan bersikeras untuk bangun dan berjalan ke toilet. Padahal, perawat melarangnya bangun dari ranjang sampai pukul sepuluh malam karena bisa pendarahan. Ketika esoknya perban dikakinya dibuka, dokter memuji karena kaki Ernst ternyata cepat kering. Ia pun melanjutkan konsumsi TNO Juice. Seminggu setelah operasi, Ernst menjalani check up, termasuk tes EKG. Hasil tesnya sunggu diluar dugaan. Kondisi jantung, paru-paru dan sarafnya jauh membaik. Pelan-pelan, ia melepas ketergantungannya pada obat. Akhir Februari 2009, ia sudah tak lagi mengonsumsi obat jantung, diabetes dan sarafnya. Semua tongkat sudah disimpan. Jangankan berjalan, Ernst bahkan dengan gagah naik motor kemana-mana. Jika aktivitasnya padat, ia tak lupa minum TNO Juice 60 ml, tiga kali sehari.

Kisah Nyata Kesembuhan Ng Yangpo dan Elijanti Dari Vertigo

 Luka luar yang selama ini tak kunjung sembuh dan mengakibatkan sakit yang amat sangat menjadi derita yang dialami Ng Yangpo (80 th).

Menurut penuturan Elijati sang menantu, Ng Yangpo sudah menjalani berbagai macam pengobatan baik medis maupun alternatif. Namun diabetes yang di derita Ng Yangpo semenjak ia masih muda, terus menerus menggerogoti kesehatannya. Seperti kita ketahui, pengidap diabetes sangatlah sulit memulihkan luka luar.

Luka dikaki ibu sudah bertahun-tahun tidak sembuh. Bila habis obat dokter sudah habis, luka itu akan kembali membasah dan mengganggu,”ujar Elijati.

Segala jenis obat-obatan herbal telah dicobakan Elijati kepada ibunya, tapi hasil positif tak jua menyapanya. Sampai pada suatu saat ia mencobakan TNO Juice kepada Ng Yangpo.

Sungguh luar biasa hasilnya. Dosis yang saya berikan 2x60cc perhari dan mengompreskan TNO Juice pada luka luar ibu. Dalam seminggu, luka tersebut mengering,” ungkap Elijati yang pernah membandingkan khasiat TNO Juice dengan Noni Lokal.

Hasilnya, noni lokal yang ia tumbuk dan dikompreskan pada luka Ng Yangpo justru membuat lukanya bertambah basah. dan Elijati mengaku bahwa khasiat TNO Juice tidak bisa disamakan dengan noni lainnya.

Awalnya Elijati mengkonsumsi TNO Juice untuk mengatasi masalah vertigo yang 5 tahun belakangan mengganggunya.

“Puji Tuhan, semenjak saya mengkonsumsi TNO Juice akhir tahun 2008 silam, rasa pening di kepala saya tidak pernah datang lagi.” Setelah Elijati merasakan manfaatnya, ia mewajibkan setiap anggota keluarganya mengonsumsi TNO Juice setiap hari. “Tujuannya agar stamina tetap terjaga. Sehingga masalah kesehatan tidak berani mengganggu,”katanya.

Elijati berharap agar masyarakat indonesia yang belum mengetahui TNO Juice jangan dulu antipati terhadapnya,

”Buktikan, karena ini bukan cerita karangan, khasiat TNO Juice telah terbukti pada keluarga saya.”

Pesan Klik Gambarnya

order7